KISAH OB AGUS CHAERUDDIN

          Dilaporkan oleh beberapa sosial media, seperti tribunnews.com tentang Agus Chaeruddin (35) mungkin contoh manusia langka saat ini. Pria yang taat beribadah yang berprofesi sebagai office boy (OB) ini menunjukkan bahwa hidup merasa selalu diawasi dan dilihat Allah tentu melahirkan kejujuran sedangkan kejujuran adalah modal untuk hidup yang utama.

           “Kejadiannya pada 14 Agustus 2012, dibulan Suci Ramadhan saya menemukan uang 10 bundel pecahan Rp 100.000 ditempat sampah bawah teller. Masya Allah, apa itu?” ujar Agus dengan mata memerah.

           Melihat uang itu Agus tak silap mata, dia pun sama sekali tak menyentuh uang itu. “Saya langsung teriak memanggil satpam” jelas Agus yang sudah bekerja 3 tahun di bank itu. Agus yang bekerja sebagai karyawan koperasi Bank Syariah Mandiri mengaku seluruh tubuhnya bergetar. Ia pun berteriak memanggil satpam “Ini pak ada uang.” Tuturnya. Sebenarnya ia bisa mengambil uang yang tergeletak begitu saja ditempat sampah, di bank itu pun hanya tinggal dia dan satpam. Tak ada yang tau soal uang yang sudah terbuang itu.

           “Itu bukan rezeki saya Mas, itu hak kantor. Allah Maha Melihat, Maha Mengetahui itu hak Bank Syariah Mandiri. Yang menjadi rejeki saya, yang apa saya lihat, apa yang saya dengar, apa yang saya hirup itu rezeki saya.” Jelas Agus yang bercerita sambil gemetar ini.

           Uang Rp 100 juta yang ditemukan Agus itu bukan uang nasabah, uang itu milik BSM yang tergeletak karena kekhilafan teller. Beruntung ada Agus yang menyelamatkan uang itu. “Saya bersyukur bisa bekerja di bank ini.” Tutur pengagum Khalifah Umar bin Khattab ini.

           “Allah Maha Melihat.” Kata pria bergaji Rp 2,2 juta ini perbulannya. Agus ayah 3 anak yang masih tinggal bersama mertua ini mengaku orang tuanya selalu mengajarinya untuk tak menjadi pencuri. Kejujuran harus diutamakan, orang tua Agus juga seorang pegawai rendahan di salah satu bank.

           “Kisah yang saya kagumi Umar bin Khattab.” Terang Agus, Agus mengaku pernah membaca kisah Umar bin Khattab kala menjadi khalifah. Sahabat Nabi itu amat mengutamakan kesederhanaan dan kejujuran.

“Khalifah Umar bahkan hanya mempunyai dua helai pakaian.” Cerita Agus sambil menitikkan air mata. Yang dia kagumi, bahkan Umar tak mau memakai fasilitas Negara kala berbicara dengan anaknya. Agus menukilkan kisah Umar yang memadamkan lampu ketika berbincang dengan anaknya, lampu dimatikan karena menggunakan uang Negara sedangkan berbicara dengan anak urusan pribadi.

Agus, karena kejujurannya diberi hadiah Rp 1,75 juta dan piagam. “Saya tak mengharap hadiah, bekerja saja sudah cukup Alhamdulillah.” Kata Agus yang dulu pernah bekerja serabutan sebagai tukang parker dan asongan ini. Kurniawandi (32) teman Agus mengaku terharu atas sikap temannya itu.

“Dia itu orangnya humoris, setiap hari selalu ketawa. Jadi, temannya enggak pernah bosan.” Kata Andi, panggilan akrabnya kepada tribunnews.com di kantornya Rabu (19/12/2012). Andi yang bekerja sebagai sopir di BSM ini menuturkan Ahmad atau Agus adalah tipe orang yang jujur, lugu, dan penyabar. Sebagai karyawan koperasi BSM, Agus Chaeruddin menjadi salah satu panutan karyawan lain, apalagi begitu mengetahui justru mengembalikkan uang Rp 100 juta yang ditemukannya.

“Terharu benar, secara enggak langsung kebawa juga sama kita-kita pegawai dasar. Saya berpikirnya bakal jadi contoh dan baik dimata karyawannya. Utamanya soal kejujuran” tutur Andi

Administrator

  22 Mei 2017

Kontak Kami