Ketika Allah Cemburu

Pernah terlintas dalam benak kalian jika Rabb Yang Maha Mulia itu cemburu kepadamu ? itu yang di katakan sahabatku saat itu, hati mana yang tak pernah tersentuh lintasan cemburu, yang begitu saja mengubah cinta menjadi letupan marah yang tidak mampu dikendalikan lagi.

Kekasih apakah yang mebiarkan sosok yang dicintai terus dibakar cemburu ? itu yang dikatakan sabhabatku saat itu.

Kita seringkali tidak sadar, bahwa sebab -sebab muculnya rasa cemburu itu, adalah refleksi rasa cintanya kepadamu, dahsyatnya rasa cinta yang hampir meruntuhkan dinding di hatinya, kamu tidak mengenalinya lagi , kekasih yang begitu kau kagumi????

kamu harus tau, Allah pun cemburu.

Dalam shahih bukhari Muslim, dari Aisyah Radiyallahu Anha dikisahkan bahwa Rasullullah pernah berkhutah dengan begitu menggebu-gebu,matanya merah laksana panglima perang sedang menyeru pasukannya.saat itu terjadi gerhana matahari setelah bersama sahabat, beliau sendiri dalam mimbar dan berpesan panjang

" Hai umat Muhammad, tidak seorangpun lebih cemburu dari pada Allah, bila hambanya lelaki mapupun perempuan berbuat zina, hai umat muhammad demi Allah seandainya kalian tahu apa yang kuketahui,, tentu kalian banyak menangis dan sedikit tertawa.Ingatlah bukankah aku telah menyampaikan " Shahih Muslim No.1499

cemburu adalah kejujuran tentang suasana yang menuturkan sempurnanya sebuah cinta ( dalam logika wajar pada Haqnya ) itu adalah bagian dari iman.hingga suami cemburu ketika istrinya dipandang lelaki lain.

cemburu adalah jelmaan dari fitrah manusia, hingga aisyah radiyallohu anha cemburu ketika rasullullah Shollahu alahi wasalam menyebut nama Khadijah radiyallahu anha dalam tidur nya suatu malam.padahal khadijah telah tiada, dan tidak mungkin merebut kekasihnya.

Cemburu adalah sifat manusia dan bukan salah satu sifat Allah yang sejatinya tidak sama dengan Mahluknya.

Cemburu dalam hadits, adalah sebuah ilustrasi rasa, kata yang berkali rasullullah utarakan dalam mendeskripsikan sebuah suasana bahwasanya Dzat Maha Pencipta Allah Aza Wajala yang menggenggam cinta adalah cemburu pada situasi atas hambanya.

" tidak seorang pun lebih cemburu dari pada Allah, bila hambanya lelaki maupun perempuan berbuat zina"

Betapa ngerinya sabda beliau ini.

Hingga para sahabat saat itu masing-masing menutup wajahnya dan menangis

Bergetarkah hatimu saudaraku...............

Lupakan kata  kata halal dan haram, lupakan kata dosa jika fikiran kita bosan mendengarnya

Bayangkan kata cemburu

Ketika Rabbmu cemburu kepadamu

Cemburu adalah rasa yang terpendam,

ketika Allah cemburu atas kemurahannya murka itu tidak begitu saja berubah menjadi murka yang diturunkan menjadi azab dari langit ke bumi.

Allah melebarkan sayap maafnya, sesungguhnya Rahmadku mendahului murkaku (hadits qudsi)

namun sekali lagi bayangkanlah

bermuhasabahlah!

sampai kapankah diri ini akan membiarkan Allah cemburu???

Sampai kapan perintah nya terus di abaikan?

Sesungguhnya Allahpun cemburu  (bukhari,muslim)

Betapa menyedihkan menyatakan diri beriman, tetapi membiarkan Dzat yang di imani itu cemburu.

Bukankah itu munafik???

Apa sekiranya yang difikir kekasihmu jika ia menyuruhmu menutup auratmu lalu dirimu dengan ringan berkata InsaAllah dan kamu tetap begitu.

Apa sekiranya jika dirimu terus-menerus membuat kekasihmu cemburu, padahal kamu berkata mencintainya? dan kamu hanya bisa bersandar minta tolong kepadaNya???????

Pahamilah bahwa Tuhan kamu yang paling besar rasa cintaNya melebihi siapapun.

Untuk diriku sendiri dan siapa saja yang di izinkan Allah untuk membacanya.

Kita memang harus memahami kecemburuan Allah yang di informasikan rasulullah, agar kita bisa menghindarinya sebleum cemburu itu beruah menjadi murka.

Semoga ini menjadi lilin penerang menuju taubat, satu -satunya jalan kembali.

Untuk sahabat yang menjadi penerang untuk ku terimakasih banyak, aku menghormatimu , memang usia dan pengalaman hidup itu tidak dapat di bohongi.

Administrator

  23 Agu 2017

Kontak Kami