KESEHATAN DEWASA MUDA

Individu sering kali mulai merasa sadar tentang arti kesehatan tubuhnya ketika ia sedang mengalami sakit (gangguan kesehatannya), tak terkecuali untuk orang yang memasuki dewasa muda. Kesehatan itu mahal harganya. Betapa banyak biaya yang harus dikeluarkan seseorang untuk pengobatan kita ia harus berhadapan dengan suatu jenis penyakit, misalnya kanker. Bukan rahasia lagi kalau harga obat-obatan sangat mahal. Bahkan, sekalipun sudah mendapat subsidi dari pemerintah, harga obat di Indonesia masih cukup mahal. Bagi orang berduit pun, kondisi itu juga dirasakan. Belum lagi, betapa repotnya orang lain (tetangga, keluarga, orang tua, suami-istri, anak, atau kekasih) harus membantu mengurusnya. Mereka bolak-balik dari rumah ke rumah sakit dan sebaliknya. Karena itu, upaya untuk menjaga dan mempertahankan kondisi kesehatan fisik amat penting.

  1. Pengertian Kesehatan

Organisai bangsa-bangsa yang mengurusi masalah kesehatan dunia (WHO-World Health Organization), memberi definisi mengenai kesehatan. Menurut WHO yang dimaksud dengan sehat (healthy) adalah kondisi sehat sejahtera baik secara fisik, mental maupun sosial yang ditandai dengan tidak adanya gangguan-gangguan atau simtom-simtom penyakit, seperti keluhan sakit fisik, keluhan emosional (Papalia, Olds, dan Feldman, 1998; Sarafino, 1994).

      Kondisi kesehatan seseorang berhubungan erat dengan beberapa kebiasaan perilaku individu yang bersangkutan. Untuk mencapai kehidupan yang sehat, diperlukan kebiasaan-kebiasaan perilaku yang sehat pula. Ada beberapa perilaku sehat yang dapat menopang kesehatan seseorang, di antaranya (1) makan secara teratur (tiga kali: sarapan, makan siang, dan makan malam, tidak termasuk snack); (2) perlu mengonsumsi makan-makanan yang sehat (mengandung gizi, nu93trisi, protein, vitamin, karbohidrat, mineral, zat besi), misalnay empat sehat lima sempurna; (3) melakukan aktivitas secara seimbang antara kegiatan bekerja/belajar dengan kegiatan olahraga; (4) pola tidur yang sehat dan normal selama 7-8 jam; (5) membiasakan diri untuk tidak merokok; (6) membiasakan diri untuk tidak mengonsumsi narkoba (narkotik, alkohol, dan obat-obatan); (7) tidak mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi (daging sapi/kambing, fast-food/sea food (udang, cumi). Individu yang secara tekun mengikuti kebiasaan-kebiasaan tersebut, umumnya akan memiliki taraf kondisi kesehatan yang baik daripada individu yang tidak melakukannya. Para tokoh terkenal di dunia (dalam Liwijaya-Kuntaraf & Kuntaraf, 1995), yang hidup sehat dan berumur panjang, di antaranya Mahatma Gandhi (tokoh kemerdekaan India), Benyamin Franklin (tokoh kemerdekaan Amerika Serikat), Albert Einstein (penemu teori relativitas sehingga memunculkan bom atom), Martin Luther (reformator Gereja Protestan), Leonardo da Vinci (pelukis dan pemahat abad ke-13), Isac Newton (ilmuan fisika dari Inggris), Charles Darwin (tokoh penemu teori evolusi), dan Francis Voltaire (filsuf dari Prancis), umumnya menjalankan rahasia hidup sehat dengan membiasakan diri untuk mengonsumsi makan sayur-mayur (vegetarian) dan menghindari makan-makanan dari daging-dagingan.

Administrator

  29 Sep 2017

Kontak Kami