C.Latihan Olahraga

Dalam sebuah pepatah Latin yang cukup terkenal dikemukaka bahwa mens sana in copore sano, artinya dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Kegiatan fisik (exercise) seperti olahraga sudah sejak dahulu dilakukan masyarakat bangsa Yunani. Bahkan, pemerintah bangsa Yunani secara periodic (misalnya 2-5 tahun sekali) selalu mengadakan kegiatan olimpiade yang dijadikan sarana menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan kegiatan olahraga.

Kegiatan olahraga yang dilakukan secara teratur akan memberi manfaat besar bagi individu. Olahraga akan membantu memperkuat otot-otot fisik, memperkuat detak jantung dan pernapasan paru-paru, mengurangi tekanan darah tinggi/hipertensi (dan menjadi normal), melindungi dari serangan jantung, stroke, diabetes, kanker dan pengeroposan tulang (osteoporosis), mengurangi kecemasan dan depresi, serta memperpanjang usia.

Para ahli (Papalia, Olds, dan Feldman, 1998; Santrock, 1999) menunjukkan beberapa tipe kegiatan fisik yang dapat membantu mempertahankan dan meningkatkan taraf kesehatan individu. Tentu untuk dapat melakukan kegiatan itu perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu bersangkutan. Bijaksana kalau seseorang yang akan melakukan kegiatan itu sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga professional yang benar-benar ahli menangani masalah tersebut, misalnya konsultasi dengan dokter olahraga.

Dalam table 1.1 berikut, tercakup criteria kegiatan latihan ringan, cukup, dan berat. Masing-masing kegiatan memiliki tujuan yang berbeda.

  1. Latihan ringan. Latihan ringan adalah kegiatan-kegiatan yang memiliki porsi untuk orang awam (bukan atlet) terutama bagi orang yang tidak pernah atau jarang melakukan kegiatan.

Tabel 1.1 Taraf latihan-latihan fisik (Papalia, Olds, dan Feldman, 1998)

Latihan Ringan

Cukup

Berat

Mampu meningkatkan konsumsi oksigen (3 kali)

3 – 6 kali

Lebih dari 6 kali

Berjalan lambat

Berjalan 3 – 4 mil/jam

Berjalan 4 – 5 mil/ 45 menit sehari, 5 kali per minggu

Bersepeda < 10 mil

Bersepeda 10 mil/jam

Besepeda cepat; 10 mil/ jam,

4 kali per minggu

Berenang

Berenang cukup, di bawah standar altlet

Berenang 3 jam per minggu

Golf

Calistenics (body language)

Latihan jatung (panjat tebing, 2-3 jam per minggu)

Bowling

Tenis meja

Memancing

Memancing

Memancing

Memindahkan Furniture berat

Merawat rumah

Mengecet rumah

Tenis

Olahraga. Bila ia melakukan kegiatan olahraga dengan porsi yang melebihi kapasitasnya, akan berdampak tidak baik bagi kondisi kesehatan fisiknya. Untuk itulah, disarankan agar kegiatan latihan ringan bertujuan untuk meningkatkan taraf kesehatan dan kebugaran badan. Yang tergolong latihan ringan ini, antara lain berjalan lambat, bersepeda, berenang, bermain golf, bowling, memancing, dan merawat rumah/ berkebun.

  1. Latihan cukup. Bagi orang awam (bukan atlet) yang sering melakukan kegiatan olahraga (misalnya seminggu 1-3 kali), dapat melakukan latihan yang cukup proposinya. Ia dapat melakukan latihan yang melebihi dari latian ringan, tetapi tidak melebihi standar seorang atlet. Tujuan dari latihan cukup ini, selain dapat mencegah penyakit, juga dapat menciptakan kestabilan taraf kesehatan agar dapat meningkatkan prestasi di luar bidang olahraga, misalnya prestasi kerja, prestasi sekolah/kuliah. Latihan yang cukup ini, misalnya berjalan 3-4 mil/jam, bersepeda 10 mil/jam, berenang (di bawah standar latihan atelit), body language, tenis meja, dan memancing atau mengecat rumah.
  2. Latihan berat. Bagi seorang atlet, sudah sewajarnya kalau ia memiliki taraf latihan olahraga yang intensif dan cenderung keras karena tujuannya mencapai puncak prestasi. Bahkan, dapat dikatakan olahraga merupakan kegiatan utama yang dijadikan sebagai sumber penghasilan dalam hidupnya. Dengan demikian, olahraga sudah menjadi bagian pekerjaan yang harus dilakukan secara profesional. Tentu saja, latihan ini harus melebihi porsi dari orang awam (bukan atlet). Namun, adakalanya bagi orang awam (bukan seorang atlet), kadang-kadang memiliki kegiatan latihan olahraga yang hamper menyamai seorang atlet. Artinya, walaupun bukan untuk tujuan meraih puncak prestasi, kegiatan latiannya melebihi kapasitas orang awam. Orang-orang ini akan melakukan kegiatan latihan yang berat, misalnya latihan 6 kali seminggu, berjalan 4-5 mil/ 45 menit setiap hari dan 5 kali seminggu, bersepeda cepat 10 mil/jam selama 4 kali seminggu, latihan panjat tebing (2-3 jam/minggu), memancing, dan memindahkan furniture berat atau latihan tenis.
Administrator

  29 Sep 2017

Kontak Kami